>

RETJEH INDONESIA “Retjeh!”, MINUMAN KEKINIAN YANG BERANI BEDA

Derasnews, Jakarta- Setelah berkecimpung dalam dunia IT & Security Systems dengan VINVELTAMA CORPORATION, Felix Agus memutuskan untuk terjun kedunia F&B di tahun 2020 ini. Brand F&B pertama ini bernama Retjeh Indonesia “Retjeh!”.

Kami membuka Retjeh Indonesia “Retjeh!” dengan tujuan memberikan Warna Baru dalam Dunia F&B dan Kami mau Semua Harus Minum Enak.” menurut Felix Agus.

Grand Opening store pertama Retjeh Indonesia “Retjeh!” yang diselenggarakan pada Minggu (30 Agustus 2020) mendapat sambutan hangat dari masyarakat Kota Jakarta. Bertempat di Pancoran Barat Jakarta Selatan, Retjeh Indonesia “Retjeh!” memperkenalkan produknya ditengah menjamurnya produk-produk minuman kekinian lain di masyarakat. Retjeh Indonesia “Retjeh!” menawarkan menu yang berbeda dari brand minuman kekinian lain nya yang rata-rata mempunyai produk yang mirip atau sejenis. Dengan total 15 varian menu, red velvet, taro, black choco, black oreo, kopyor, kategori mojito, kategori tea, fresh milk boba, milk tea mango, terakhir bubble gum dan cotton candy yang merupakan menu signature mereka. Yang menjadikan menu ini berbeda dengan menu dari brand lain adalah menggunakan tambahan rambut nenek diatasnya. Rambut nenek merupakan jajanan jaman dulu yang kini mulai sulit dijumpai. Menu ini dapat membuat kita bernostalgia dengan adanya rambut nenek, namun tetap kekinian, Manisnya rambut nenek dan liquid cotton candy akan berpadu dengan gurihnya cheese cream dan asam nya strawberry pearl hingga menciptakan sensasi rasa yang berbeda dari minuman – minuman yang sejenis.

Minuman kekinian memang sangat banyak peminatnya di Indonesia, biasanya sebagai mood booster atau pelepas dahaga pada saat merasa haus. Dengan adanya terobosan baru dari Retjeh Indonesia “Retjeh!” langsung mendapatkan antusias masyarakat disekitar lokasi yang ingin mencobanya.

Sesuai namanya, brand Retjeh Indonesia “Retjeh!” menawarkan konsep yang receh, gaul, dan kekinian. Dengan menu yang instagramable, harganya affordable, dan juga menggunakan bahan-bahan premium. Keunikan lain yang ditawarkan oleh Retjeh Indonesia “Retjeh!” juga terletak pada packaging nya yang lucu dan terdapat kata-kata atau jokes receh kekinian dan dalam hal ini Meily Herti selaku Direktur Finance.

Tonton juga ajakan Felix Agus,

Pada saat grand opening, Retjeh Indonesia “Retjeh!” memberikan promo menarik bagi sobat retjeh (sebutan untuk penggemar Retjeh Indonesia “Retjeh!”).
“Khusus pada lounching, dua hari ada promo buy 1 get 1 free yang berlaku untuk semua varian menu. Promo ini berlaku dari tanggal 30 Agustus 2020 sampai dengan 31 Agustus 2020” ungkap Andrew Mailuhu selaku Direktur Marketing kepada awak media.
Jam operasional Retjeh, buka jam 11 siang hingga jam 10 malam. Terlihat beberapa food vlogger yang juga datang untuk mereview varian minuman yang ada di Retjeh Indonesia “Retjeh!”.

Lokasi store pertama berada di Pancoran Barat Jakarta Selatan, dan akan membuka store lain nya di beberapa lokasi di Indonesia. Untuk mengobati rasa penasaran sobat retjeh yang tidak bisa datang langsung ke store, menu-menu Retjeh Indonesia “Retjeh!” juga akan segera tersedia di Go Food dan Grab Food dengan promo khusus.

Pengguntingan pita pertanda lonching gerai Retjeh pertama

Sementara itu, owner Retjeh Indonesia “Retjeh!”, Felix Agus menyampaikan bahwa adanya brand minuman baru ini bermaksud untuk memenuhi keinginan pecinta minuman kekinian, bisnis food and beverages serta membantu peluang kerja bagi yang terdampak pandemi Covid-19 di phk atau dirumahkan, bisa ikut bekerja di Retjeh.
Saat ini menuntut kreatifitas dalam produk dan juga pelayanan nya. Maka Retjeh Indonesia “Retjeh!” hadir dengan sesuatu yang beda ditengah marak nya brand dan produk minuman kekinian yang sekarang menjamur di masyarakat.

“Kami sangat menjunjung kreatifitas yang tinggi, dan tentu saja dengan pelayanan yang juga baik. Kami mengundang rekan-rekan untuk menjadi Sobat Retjeh, dan bisa mengikuti Instagram kami @retjeh.indonesia untuk info lebih lengkap nya, agar selalu update info dari Retjeh Indonesia “Retjeh!” ”, pungkasnya. Drz