Rayakan HARKITNAS, Cakrawala Institut dan Poesaka Noesantara Kembali Ajak Semua Anak Bangsa Bersatu

0

Ketum PNK dan jajaranya

Derasnews, Jakarta- Dalam rangka memperingati Hari Kebangkitan Nasional (Harkitnas), Poesaka Noesantara Kembali(PNK) menggelar Gebyar Nusantara.
Diharapkan hadirnya PNK, kedepan sasaranya adalah untuk menggalakan kita makin cinta Indonesia.

“Hari ini kami mengajak semua lapisan masyarakat, mari kita merapatkan barisan untuk bersatu dalam NKRI harga mati” ajak Imam Sugiarto. Kegiatan ini untuk memperingati, dulu pernah kita mengalami situasi tidak menentu, berkat perjuangan bersama rakyat Indonesia yang dikimandoi oleh Bung Tomo bisa mengusir penjajah dari Surabaya, pada 20 Mei 1908″ kata Imam Sugiarto selaku Ketua Umum PNK saat deklarasi di Museum Satria Mandala, jalan Gatot Subroto, Jakarta. Senin 20 Mei 2019.

PNK mengambil sejarah pada masa penjajahan dahulu, sebanyak 128 raja-raja dari seluruh kepulauan Indonesia bersatu mendirikan Indonesia.

Dalam gebyar nusantara di isi dengan diskusi nusantara, 126 tarian budaya, rampak gendang dan parade 2019 merah putih.
Acara makin menarik karena yang memainkan peran acara tersebut adalah didikan dari Cakrawala Institut dengan koreogrfer Roy Wijaya, dotambah lagi saat ini masuk dalam krisis multidimensi, pemuda harus diberi semangat dan suport.

“Jangan mau dipecah belah oleh orang-orang yang tidak bertanggungjawab. Maka melalui peringatan Hari Kebangkitan Nasional ini saya berharap agar rakyat dapat bersatu dan bangkit dalam mewujudkan cita-cita nasional,” kata Roy Wijaya.

PKN diharapkan bisa untuk berkreasi pada generasi muda khususnya.

“Saya berharap PKN bisa menjadi wadah bagi para mahasiswa, bikinlah kreativitasmu untuk bangsa dan negara kita” tambah Ketum PKN

Menurut Roy, jika kita bersatu, maka kejayaan nusantara akan kembali. “Untuk itu saya meminta kepada seluruh masyarakat nusantara untuk sama-sama kita menjaga dan melestarikan adat dan budaya nusantara,” pinta Roy.
Lebih lanjut ia mengatakan, bahwa bangsa yang kuat adalah bangsa yang selalu mengenang sejarah, serta seni budaya warisan leluhur tutup Roy.

Ratusan peserta yang hadir mayoritas mahasiswa dan mahasiswi dari berbagai perguruan tinggi di Jakarta. Drz

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *