Dari Surat Edaran Harus di Tingkatkan ke Keputusan Menteri tentang Penggunaan Kantong Plastik

0

Derasnews, Jakarta- Sampah plastik adalah sampah yang sangat berbahaya dan susah terurainya, surat edaran Menteri Kehutanan dan Lingkungan Hidup pada tahun 2016 sepertinya kurang efektif dan harus ditingkatkan ke Keputusan Menteri, hal ini muncul saat talkshow yang di gelar oleh Ikatan Alumni Fakultas Ilmu Administrasi, Universitas Brawijaya (IKA FIA UB)

“Kami dari IKA FIA UB dari tahun 2016 sudah melakukan pengurangan penggunaan plastik yang diterapkan di kantin kampus, pada hari ini kami dari alumni FIA UB mendeklarasikan Stop Penggunaan Plastik Sekali Pakai” kata Prof. Dr. Bambang Supriono selaku Dekan FIA, UB sesaat usai talkshow di Lebak Bulus, Jakarta Selatan. Minggu 29/09/2019.

Dekan FIA juga menekanka bahwa generasi milenial sekarang ini harus terus kita sampaikan betapa bahaya kalo plastik sampahnya sampai susah untuk di urai.
“Kepada Pemerintah segera tingkatkan himbauan kepada yang tingkat diatasnya keputusan Menteri agar semua mau berubah ke arah yang lebih baik” tambah Dekan FIA UB.

Reuni IKA FIA UB ini adalah yang ke 10, dari tahun ketahun selalu meriah dan pasti ada perbedaan.

“Tahun ini dalam rangka reuni FIA berbagai kegiatan, santunan kepada dhuafa, pada hari ini kita semua ikut gembira dengan menggelar senam, lomba lomba, deklarasi stop pake plastik sekali pakai” ungkap Dida Sarkan selaku ketua IKA FIA UB.

Dida juga menegaskan, Reuni selama ini dilakukan untuk silaturhmi dan sekarang lebih meningkatkan contonya dengan berbagi di Jakarta Pusat juga kami sudah mempunyai desa Binaan di Lombok, Nusa Tenggara Barat.
“Deklarasi stop penggunaan plastik sekali pakai yang dalam bahasa Malangnya adalah Plastik Kadit MBoi, kami akan teruskan gerakanya ke tingkat nasional. Drz

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *