Mengenal Lebih Dekat dengan Salon Muslimah “Brand Moz5”

0

Yulia Astuti, pemilik usaha Moz5 Salon Muslimah,

20260228_182651

Derasnews, Jakarta, Astuti selaku Founder dan Owner Salon Muslimah dengan Brand Moz5 tergolong pengusaha Muslimah yang cukup menginspirasi. Dalam sebuah acara diskusi bertajuk: ” Membedah Bisnis Muslim” pada Jumat ( 27/2/2026) di BSI Tower Kawasan Merdeka Selatan, Yulia Astuti menyampaikan sukses storynya selaku pengusaha di bidang kecantikan.

Dia menguraikan kisah sukses mengawali usahanya itu fokus pada tretmeant rambut karena skin care sudah bnyak pemainnya dimana kalau orang itu fokus pada perawatan wajah aja tapi tidak fokus pada perawatan rambut. Mungkin persepsi mereka kalau rambut itu tertutup tidak perlu dirawat padahal sesungguhnya merawat rambut itu satu kulitnya sama dengan kulit kepala itu juga penting banget. Jadi kalau kulit kepalanya bersih, kulit kepalanya sehat itu otomatis ke mukanya juga bersih dan sehat karna itu satu bagian kemudian lebih bersih dan sehat. Saya melihat tidak banyak yang konsen ke masalah kesehatan rambut dan kulit kepala. Hal ini sebenarnya bukan untuk muslimah saja tapi muslimah memang lebih kompleks dan rambut kerap lebih panas. Karena asih belum banyak yang main disitu maka kami hadir dan fokus utuk perawatan kulit rambut. 27 outlet yang kami hadir saat ini semuanya fokus pada treatmen perawatan rambut bukan skin care. Tapi kami ada untuk eraatan tubuh dan totok wajah. Dari 27 Outlet yang ada sebagian besar ada di jabodetabek namun ada juga di Bandung dan Palembang dan Tasikmalaya.
Harapan dengan adanya bedah bisnis muslim seperti ini supaya pengusaha muslim lebih semangat lagi karena ekosistem market bisnis Muslim besar sekali. Tapi yang ter.penting,
tidak hanya mengandalkan market muslim serta tapi secara kualitasnya mampu bersaing di pasar global. bercerita awal mula ia memulai bisnisnya. Berawal dari kesulitannya mencari salon khusus perempuan muslim kemudian timbul ide membuat salon yang bisa memberikan solusi dari kesulitannya.
Yulia bercerita dari sisi branding, marketing dan digital marketing bagaimana memulai bisnis di bisnis jasa namun kemudian berkembang ke bisnis produk. Simak ceritanya!
Memulai sebuah usaha itu tidak sekedar punya modal dan punya ide ternyata, Readers. Tapi juga perlu keberanian, perhitungan, fokus dan kesabaran. Dan pastinya dapar ridho dari Allah, Readers.

Ini yang dicontohkan oleh Yulia Astuti, Founder dari salon Moz5 yang pada Jum’at tanggal 29 Desember kemaren membuka cabang ke 28-nya di jalan Tegar Beriman no. 25, Pakansari, Cibinong. 
Yulia menceritakan bagaimana awalnya merintis salon Moz5 hingga saat ini sudah memiliki 28 cabang yang tersebar di Jabodetabek, Bandung, Palembang dan Tasikmalaya.

“Moz5 ini dimulai 22 tahun yang lalu. Dimulai dari kebutuhan saya yang waktu itu sebagai wanita yang bekerja dan membutuhkan relaksasi dengan melakukan perawatan. Kebetulan sekali kulit saya kan sensistif, jadi tidak bisa pake sembarangan produk dan kalau ke salon sering merasa ga nyaman, karena kebanyakan salon tidak khusus untuk wanita. Dari modal yang sangat terbatas saya memberanikan diri membuka salon kecil di bekas warung. Sebenarna Bapak yang punya warung menawarkan Saya 1 toko, tapi buat saya kemahalan waktu itu. Akhirnya warung si Bapak diiklaskan buat saya sewa. Begitu pun juga perlengkapan lainnya, saya mendapat bantuan dari Allah melalui banyak orang yang tidak saya kira-kira.” Begitu motivasi yang diberi Yulia buat kita-kita yang mau memulai usaha.
Tidak hanya sekedar bikin salon khusus wanita, Readers. Yulia juga memproduksi sendiri semua materi yang digunakan untuk perawatan di salon Moz5. Nah untuk produk kecantikannya dia kasih nama Moayu yang dibuat dari bahan-bahan alami, Readers. Jadi aman buat Readers yang kulitnya sensitif.
Memulai sebuah usaha itu tidak sekedar punya modal dan punya ide ternyata, Readers. Tapi juga perlu keberanian, perhitungan, fokus dan kesabaran. Dan pastinya dapar ridho dari Allah, Readers.

Ini yang dicontohkan oleh Yulia Astuti, Founder dari salon Moz5 yang pada Jum’at tanggal 29 Desember kemaren membuka cabang ke 28-nya di jalan Tegar Beriman no. 25, Pakansari, Cibinong. 

Yulia menceritakan bagaimana awalnya merintis salon Moz5 hingga saat ini sudah memiliki 28 cabang yang tersebar di Jabodetabek, Bandung, Palembang dan Tasikmalaya.

“Moz5 ini dimulai 22 tahun yang lalu. Dimulai dari kebutuhan saya yang waktu itu sebagai wanita yang bekerja dan membutuhkan relaksasi dengan melakukan perawatan. Kebetulan sekali kulit saya kan sensistif, jadi tidak bisa pake sembarangan produk dan kalau ke salon sering merasa ga nyaman, karena kebanyakan salon tidak khusus untuk wanita. Dari modal yang sangat terbatas saya memberanikan diri membuka salon kecil di bekas warung. Sebenarna Bapak yang punya warung menawarkan Saya 1 toko, tapi buat saya kemahalan waktu itu. Akhirnya warung si Bapak diiklaskan buat saya sewa. Begitu pun juga perlengkapan lainnya, saya mendapat bantuan dari Allah melalui banyak orang yang tidak saya kira-kira.” Begitu motivasi yang diberi Yulia buat kita-kita yang mau memulai usaha.

Tidak hanya sekedar bikin salon khusus wanita, Readers. Yulia juga memproduksi sendiri semua materi yang digunakan untuk perawatan di salon Moz5. Nah untuk produk kecantikannya dia kasih nama Moayu yang dibuat dari bahan-bahan alami, Readers. Jadi aman buat Readers yang kulitnya sensitif.

Aku sudah sih nyoba pake shampoo dan conditioner chocolate dari Moayu. Kalo shampoonya sih bening ya, tapi aroma coklatanya tidak terlalu nyata gitu. Tapi lembut banget, termasuk busanya, lembut. Nah conditioner-nya sendiri ini menarik, waktu aku pump wujudnya dah kayak chocolate yang dicairkan dengan aroma chocolate yang lembut dan khas coklat. Liat wujudnya, jadi pengen jilat conditionernya dong. Dan saat dipakai, itu lembut banget. Dan ga susah waktu aku bilas.

Untuk perkembangan bisnisnya sendiri, Yulia mengakui yang paling sulit itu adalah perkrutan karyawan. Karena harus memperhatikan lokasi salon dengan tempat tinggal karyawan, diusahakan tidak terlalu jauh.
Sementara ini kami tidak memikirkan untuk sistem kerjasama kemitraan, semua cabang milik pusat. Karena kami harus memastikan setiap pelanggan mendapatkan pelayanan yang seharusnya.” Jelas Yulia yang mengutamakan pelayanan untuk pelanggan dan juga kesejahteraan karyawan.drz

Please follow and like us:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Social media & sharing icons powered by UltimatelySocial
WhatsApp
Tiktok