Wisuda UNINDRA ke 64, Rektor: Jumlah Wisudawan 1.242 lulusan, namun tetap Mengacu pada peraturan

0

Prof. Dr. H. Sumaryoto, Rektor UNINDRA Jakarta

Derasnews , Jakarta- Universitas INDRAPRASTA PGRI (UNINDRA) kembali mewisuda mahasiswanya.
Wisuda yang ke 64 ini, jumlah lulusan sebanyak 1.242 lulusan.

“Dalam Wisuda ke 64, jumlah dari Strata satu (S1) paling banyak dengan jumlah 1082 lulusan, sedangjan untuk Strata dua (S2) tepat 160 lulusan, namun demikian berkali-kali lipat bahkan mencapai 5 kali dalam ssetahun, kami tetap konsisten dengan menyalakan pada peraturan dan masyarakat tidak berlaku karena peraturan yang berlaku “kata Prof. Dr. H. Sumaryoto selaku Rektor UNUNDRA sekaligus juga sebagai pimpinan dalam wisuda ke 64 di Sasana Langen Budoyo, TMII, Jakarta Timur. Rabu 10 Oktober 2018.

Hadir dalam wisuda UNINDRA yang ke 64 dari arti kopertis tiga, yayasan PGRI pusat, PGRI DKI dan tamu undangan lainya.
Mewakili kopertis tiga dalam sambutanya memberi semangat para wisudawan.

“Wisuda ini suatu wujud kerja keras dan kerja tuntas dari para mahasiswa.
Selamat para dosen atas dukunganya sehingga bisa menyelesaikan perkuliahan para mahasiswa.
Unindra ini terakreditasi karena suatu Universitas tidak boleh menerima mahasiswa kalau belum terakreditasi.
Selamat berkarya untuk Indonesia dan jangan pernah menyerah serta bersiaplah untuk menghadapi perubahan, tangan diatas lebih baik dari pada tangan dibawah” Budi Indrajaya dari Kopertis III dalam sambutanya.

UNINDRA selalu berbenah dengan memberikan beasiswa kepada para dosen menyelesaikan S3nya.

“Universitas Pakuan dengan 21 dosen dan Universitas Borobudur berjumlah 2 dosen dalam rangka studi lanjut bagi dosen Unindra,terimakasih kepada semua yang telah mendukung UNINDRA” tambah REKTOR.

Wisuda ke 64 UNINDRA, 2018

Sarana dan prasarana milik UNINDRA terus di kembangkan namun tidak bisa secara spontan, pemahaman bagi semuanya di butuhkan untuk proses IMB dan lainya perlu proses ungkapnya.

Dengan banyaknya jumlah lulusan saat ini terutama S1, bagi Unindra suatu kebahgiaan tersendiri bisa menyelesaikan pendidikan para mahasiswa.
Bekal yang sudah didapat perlu dikreasikan dan perlu kemandirian dalam meniti karir, apalagi sudah diberikan ilmu kewira usahaan. Semua kita percaya Allah yang mementukan segala-galanya, jodoh, rejeki dan musibah tutup Rektor. Drz

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *