Warga Pemulung Minta Sampah Setinggi 4M di Angkut Untuk Area Bermain Anak

0

Derasnews, Jakarta- Tumpukan sampah setinggi kurang lebih 4 meter yang mengonggok di dekat pemukiman warga pemulung di pemakaman warga keturunan Cina, Menteng Atas diminta untuk diangkut atau dibersihkan, harap salah satu warga setempat.

“Kami berharap tumpukan sampah yang sudah bertahun-tahun ini dapat di bersihkan agar areanya dapat kami manfaatkan untuk ruang bermain anak, seperti lapangan futsal” pinta Ibu Wati Asmona selaku ketua warga di kampung pemulung, rt 16 rw 09, Menteng Atas, Kec Setia Budi, Jaksel kepada awak media di area tersebut, Rabu 20 Maret 2019.

Kehadiran awak media awalnya ingin melihat kegiatan Bilik Pintar (Bilpin) yang membantu anak-anak memberikan bimbingan serta pelatihan atau disebut pendidikan non formal yang berada di wilayah tersebut, namun celetuk salah satu Ibu agar mereka cepat dibantu untuk menyelesaikan gunungan sampah.

“Yang paling kami inginkan saat ini, mohon dibantu kepada semua pihak untuk penyelesaian atau membersihkan sampah yang sudah menggunung selama bertahun-tahun, kasihan anak kami disini terutama kurangnya udara yang sehat dan juga berdampak pada pertumbuhan anak tidak sepenuhnya secara normal, salah satu anak yang bernama Memet sampai umur 4 tahun belum bisa berbicara dengan lancar” mohon Ibu Mia Sihotang yang mendampingi Ibu Ketua Warga.

Sampah yang menggunung ini bersumber dari banyak warga yang membuang sampah rumah tangganya ke area pemakaman tersebut, namun saat ini sudah dilarang oleh Pak Rw.

Ketika permasalahan sampah menumpuk tersebut awak media konfirmasi melalui wa ke Pemda dalam hal ini Wakil Walikota Jakarta Selatan, Bapak Isnawa Adji, langsung memberi tanggapan, “siap akan di kerjakan besok, (Kamis 21/03/19)”.

Total warga yang tinggal di TPU tersebut berjumlah 135 KK dengan 395 jiwa, Wati Asmona selaku ketua warga mengakui lahan yang ditinggali ini milik pemda, pernah pada 2016 kami akan di geser kerumah rusunawa Rawabebek namun kami menolak karena bingung untuk bekerja apa disana.
Harapan kami agar bisa di buat kampung deret disini, pungkasnya. Drz

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *