{"id":14677,"date":"2025-01-19T15:28:04","date_gmt":"2025-01-19T08:28:04","guid":{"rendered":"https:\/\/derasnews.com\/2024\/01\/26\/?p=14677"},"modified":"2025-01-19T15:28:10","modified_gmt":"2025-01-19T08:28:10","slug":"kkp-beri-sinyal-tunda-pencabutan-pagar-laut","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/derasnews.com\/2024\/01\/26\/2025\/01\/kkp-beri-sinyal-tunda-pencabutan-pagar-laut\/","title":{"rendered":"KKP) Beri Sinyal Tunda Pencabutan Pagar Laut"},"content":{"rendered":"\n<p>  <\/p>\n\n\n\n<figure class=\"wp-block-image\"><img decoding=\"async\" src=\"https:\/\/ads.antaranews.com\/www\/delivery\/lg.php?bannerid=0&amp;campaignid=0&amp;zoneid=1605&amp;loc=https%3A%2F%2Fm.antaranews.com%2Fberita%2F4593686%2Fkkp-beri-sinyal-tunda-pencabutan-pagar-laut-di-tangerang%3Futm_source%3Dantaranews%26utm_medium%3Ddesktop%26utm_campaign%3Drelated_news&amp;referer=https%3A%2F%2Fm.antaranews.com%2F&amp;cb=5be61ae147\" alt=\"\"\/><\/figure>\n\n\n\n<p><a href=\"https:\/\/wa.me\/?text=Bagikan%20via%20Whatsapp%0D%0Ahttps%3A%2F%2Fm.antaranews.com%2Fberita%2F4593686%2Fkkp-beri-sinyal-tunda-pencabutan-pagar-laut-di-tangerang%3Futm_source%3Dantaranews%26utm_medium%3Ddesktop%26utm_campaign%3Drelated_news\" rel=\"noreferrer noopener\" target=\"_blank\"><\/a>&nbsp;<a href=\"https:\/\/www.facebook.com\/sharer\/sharer.php?u=https%3A%2F%2Fm.antaranews.com%2Fberita%2F4593686%2Fkkp-beri-sinyal-tunda-pencabutan-pagar-laut-di-tangerang%3Futm_source%3Dantaranews%26utm_medium%3Ddesktop%26utm_campaign%3Drelated_news\" rel=\"noreferrer noopener\" target=\"_blank\"><\/a>&nbsp;<a href=\"https:\/\/www.facebook.com\/dialog\/send?app_id=&amp;link=https%3A%2F%2Fm.antaranews.com%2Fberita%2F4593686%2Fkkp-beri-sinyal-tunda-pencabutan-pagar-laut-di-tangerang%3Futm_source%3Dantaranews%26utm_medium%3Ddesktop%26utm_campaign%3Drelated_news&amp;redirect_uri=https%3A%2F%2Fm.antaranews.com%2Fberita%2F4593686%2Fkkp-beri-sinyal-tunda-pencabutan-pagar-laut-di-tangerang%3Futm_source%3Dantaranews%26utm_medium%3Ddesktop%26utm_campaign%3Drelated_news\" rel=\"noreferrer noopener\" target=\"_blank\"><\/a>&nbsp;<a href=\"https:\/\/twitter.com\/intent\/tweet?url=https%3A%2F%2Fm.antaranews.com%2Fberita%2F4593686%2Fkkp-beri-sinyal-tunda-pencabutan-pagar-laut-di-tangerang%3Futm_source%3Dantaranews%26utm_medium%3Ddesktop%26utm_campaign%3Drelated_news&amp;text=Bagikan%20di%20Twitter\" rel=\"noreferrer noopener\" target=\"_blank\"><\/a>&nbsp;<a href=\"https:\/\/telegram.me\/share\/url?url=https%3A%2F%2Fm.antaranews.com%2Fberita%2F4593686%2Fkkp-beri-sinyal-tunda-pencabutan-pagar-laut-di-tangerang%3Futm_source%3Dantaranews%26utm_medium%3Ddesktop%26utm_campaign%3Drelated_news\" rel=\"noreferrer noopener\" target=\"_blank\"><\/a>&nbsp;<a><\/a><\/p>\n\n\n\n<figure class=\"wp-block-image\"><img decoding=\"async\" src=\"https:\/\/ads.antaranews.com\/www\/delivery\/lg.php?bannerid=0&amp;campaignid=0&amp;zoneid=1758&amp;loc=https%3A%2F%2Fm.antaranews.com%2Fberita%2F4593686%2Fkkp-beri-sinyal-tunda-pencabutan-pagar-laut-di-tangerang%3Futm_source%3Dantaranews%26utm_medium%3Ddesktop%26utm_campaign%3Drelated_news&amp;referer=https%3A%2F%2Fm.antaranews.com%2F&amp;cb=fda13d5887\" alt=\"\"\/><\/figure>\n\n\n\n<p><strong><mark style=\"background-color:rgba(0, 0, 0, 0)\" class=\"has-inline-color has-vivid-red-color\">Derasnews<\/mark>, Badung, Bali-<\/strong> Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) memberi sinyal untuk menunda pencabutan pagar laut sepanjang 30 kilometer di Pantai Tanjung Pasir, Kecamatan Teluknaga, Kabupaten Tangerang, Banten karena masih proses penyidikan.<\/p>\n\n\n\n<p>\u201cPencabutan kan tunggu dulu dong, kalau sudah tahu siapa yang menanam kan lebih mudah (penyidikan),\u201d kata Menteri Kelautan dan Perikanan Sakti Wahyu Trenggono di Pantai Kedonganan, Kabupaten Badung, Bali, Minggu.<\/p>\n\n\n\n<p>Menurut dia, seharusnya pagar laut dari bambu itu menjadi barang bukti dari kegiatan yang ia nilai ilegal tersebut.<\/p>\n\n\n\n<p>\u201cSaya dengar berita ada pembongkaran oleh institusi Angkatan Laut, saya tidak tahu, harusnya itu barang bukti setelah dari hukum sudah terdeteksi, terbukti, sudah diproses hukum, baru bisa (dicabut),\u201d ucapnya.<\/p>\n\n\n\n<p>Meski beberapa bagian pagar itu sudah dicabut, namun ia memastikan proses penyidikan yang dilakukan saat ini tetap berlanjut.<\/p>\n\n\n\n<p>KKP, lanjut dia, juga sudah menyegel pagar laut misterius tersebut untuk memudahkan proses penyidikan.<\/p>\n\n\n\n<p>Ia menjelaskan, tidak ada satu pun pengajuan izin dari pihak tertentu yang memasang pagar laut tersebut kepada KKP.<\/p>\n\n\n\n<p>Kalau pun ada pengajuan, lanjut dia, pihaknya harus memeriksa detail perairan itu untuk memastikan tidak masuk kawasan konservasi.<\/p>\n\n\n\n<p>\u201cJadi kalau ada seperti itu jelas pasti kami larang kegiatan seperti itu. Tapi itu tidak ada pengajuan, sehingga kami lakukan penyegelan,\u201d ucapnya.<\/p>\n\n\n\n<p>Ia menjelaskan KKP hanya menjatuhkan sanksi administratif sesuai dengan kewenangan dari instansi KKP.<\/p>\n\n\n\n<p>Sedangkan sanksi hukum hingga potensi adanya kerugian negara, lanjut dia, merupakan kewenangan Kementerian Lingkungan Hidup.<\/p>\n\n\n\n<p>\u201cDari sisi lingkungan, saya kira Menteri Lingkungan Hidup yang bisa menghitung (kerugian). Kalau dari kami kegiatan (ilegal) di laut itu dari sisi administratif,\u201d ucapnya.<\/p>\n\n\n\n<p>Sebelumnya, pada Sabtu (18\/1) sebanyak 600 personel TNI AL beserta nelayan membongkar pagar laut dari garis Pantai Tanjung Pasir, Kecamatan Teluknaga hingga pesisir Pantai Kronjo, Kecamatan Kronjo.<\/p>\n\n\n\n<p>Komandan Pangkalan Utama TNI Angkatan Laut (Danlantamal) III Jakarta Brigjen TNI (Mar) Harry Indarto di Tangerang, mengatakan, proses pembongkaran pagar laut dari bambu itu dilakukan secara bertahap sepanjang dua kilometer yang melibatkan sejumlah unsur TNI AL dan nelayan.<\/p>\n\n\n\n<p><br>Ia menyebutkan tahapan pembongkaran pertama itu sedikitnya melibatkan 30 kapal nelayan sebagai pengangkut objek pagar bambu tersebut. Sumber Antara<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Menteri Kelautan dan Perikanan Sakti Wahyu Trenggono diwawancarai wartawan di Pantai Kedonganan, Kabupaten Badung, Bali, Minggu (19\/1\/2025). ANTARA\/Dewa Ketut Sudiarta Wiguna\/aa.<\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":14680,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"chat","meta":{"_seopress_robots_primary_cat":"none","_seopress_titles_title":"","_seopress_titles_desc":"","_seopress_robots_index":"","footnotes":""},"categories":[17],"tags":[2668,4436,4437],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/derasnews.com\/2024\/01\/26\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/14677"}],"collection":[{"href":"https:\/\/derasnews.com\/2024\/01\/26\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/derasnews.com\/2024\/01\/26\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/derasnews.com\/2024\/01\/26\/wp-json\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/derasnews.com\/2024\/01\/26\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=14677"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/derasnews.com\/2024\/01\/26\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/14677\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":14681,"href":"https:\/\/derasnews.com\/2024\/01\/26\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/14677\/revisions\/14681"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/derasnews.com\/2024\/01\/26\/wp-json\/wp\/v2\/media\/14680"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/derasnews.com\/2024\/01\/26\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=14677"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/derasnews.com\/2024\/01\/26\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=14677"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/derasnews.com\/2024\/01\/26\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=14677"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}