{"id":8960,"date":"2020-05-26T12:15:24","date_gmt":"2020-05-26T12:15:24","guid":{"rendered":"http:\/\/derasnews.com\/?p=8960"},"modified":"2020-05-26T12:15:46","modified_gmt":"2020-05-26T12:15:46","slug":"ketua-ppm-salah-satu-kesiapan-new-normal-adalah-penggunaan-uang-digital","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/derasnews.com\/2024\/01\/26\/2020\/05\/ketua-ppm-salah-satu-kesiapan-new-normal-adalah-penggunaan-uang-digital\/","title":{"rendered":"Ketua PPM: Salah Satu Kesiapan New Normal adalah Penggunaan Uang Digital"},"content":{"rendered":"<p><strong><span style=\"color: #ff0000;\">Derasnews<\/span>, Jakarta &#8211;<\/strong> Indonesia bersiap menghadapi era normal yang baru atau new normal pada kondisi pandemi virus Corona (COVID-19). Hal tersebut diharapkan akan kembali menggerakan kegiatan perekonomian yang laju pertumbuhannya sempat terpuruk di kuartal I-2020, yaitu hanya 2,97% berdasarkan Badan Pusat Statistik (BPS).<br \/>\n<strong>Menurut ketua PPM Samsudin Siregar normal baru di tengah pandemi<\/strong> COVID-19 ibarat dua mata uang, ada potensi untuk meningkatkan perekonomian, tapi ada risiko peningkatan kasus positif virus Corona.<br \/>\nDijelaskan <strong>Samsudin<\/strong>\u00a0salah satu kesiapan New Normal yang harus dapat dilakukan masyarakat adalah <span style=\"color: #0000ff;\"><strong>penggunaan uang digital.<\/strong><\/span><br \/>\n\u201cMasyarakat harus siap menghadapi normal baru dengan menggunakan uang digital sehingga dapat memutus mata rantai penyebaran Covid-19, Karena kita tahu uang kertas merupakan media potensial penyebar virus corona,\u201d <strong>ungkapnya<\/strong> pada wartawan di Jakarta.<br \/>\nLebih lanjut <strong>Samsir Siregar<\/strong> mengungkapkan upaya pemerintah untuk mengubah kebiasaan masyarakat menggunakan uang kertas atau logam ke uang digital perlu didukung semua instutusi pemerintah dan juga PPM sebagai organisasi anak pejuang.<br \/>\nDitambahkannya OJK telah memberikan lampu hijau untuk pembentukan bank digital.<br \/>\n\u201cOJK mendorong pelaku ekonomi untuk membuat bank digital,\u201c <strong>ucapnya<\/strong>.<br \/>\nPembetukan Bank Digital<br \/>\nOtoritas Jasa Keuangan (OJK) mendorong pembentukan bank digital alias bank virtual.<br \/>\nLangkah ini mengikuti jejak dua negara Asia yaitu Singapura dan Hong Kong.<br \/>\nLangkah Otoritas Jasa keuangan mendorong bank digital dimanfaatkan oleh organisasi anak pejuang <strong>Pemuda Panca Marga<\/strong> mendirikan Bank Digital.<br \/>\nMenurut Ketua Umum Pemuda Panca Marga, <strong>Samsudin Siregar<\/strong> PPM bersama investor asal malaysia mendirikan bank digital dengan nama PT Eisenguard Equity Global<br \/>\n&#8220;Kami menangkap peluang bisnis bank digital yang didorong pemerintah melalui OJK untuk mendirikan bank digital sehingga kami menggandeng perusahaan investor asal malaysia untuk sama sama mendirikan bank digital berdasarkan SK Kemenkumhan dengan nomor AHU-0023028.AH.01.01.Tahun 2020,&#8221; <strong>ungkapnya<\/strong> pada wartawan di Jakarta<br \/>\nSamsudin Siregar yang menjabat sebagai komisaris utama Perusahaan bank digital ini menjelaskan bank digital atau bank virtual sangat berbeda dengan bank konvensional yang saat ini dikenal masyarakat.<br \/>\n&#8220;Bank digital atau bank virtual ini merupakan institusi keuangan tanpa kantor cabang fisik di mana semua transaksi dilakukan secara daring (online). Artinya masyarakat dengan menggunakan hp dapat melakukan transaksi kapanpun dan dimanapun,&#8221; jelasnya.<br \/>\nSementara itu Investor asal Malaysia, <strong>Tan Tai Wee<\/strong> menyatakan kerjasama yang dibangun bersama PPM membuat bank digital merupakan upaya mengenalkan bank digital kepada masyarakat Indonesia.<br \/>\n\u201cPPM sebagai organisasi putra pejuang memiliki anggota yang sangat besar dan tersebar di seluruh provinsi di Indonesia dan ini merupakan sebuah modal untuk mengembangkan bank digital Indonesia,\u201d ucapnya.<br \/>\nDitambahkannya Bank Digital yang didirikan bersama PPM akan maju dan berkembang pesat di Indonesia<br \/>\n\u201ckami optimis Bank Digital yang kami dirikan akan berkembang dengan pesat mengingat potensial pasar Indonesia yang sangat besar,\u201d<strong>tegasnya<\/strong><br \/>\nSedangkan Pengamat Ekonomi, <strong>Dr. Sutandy Setyawan, SE, MM<\/strong> mengatakan transformasi digital pada perbankan tidak hanya pada proses bisnis, tetapi juga mengedepankan kebutuhan nasabah dengan cepat.<br \/>\n\u201cPada saat era digital sudah saatnya era bank digital, konsep bank digital adalah customer-sentris sehingga perbankan diharapkan mampu memenuhi kebutuhan nasabah dengan tepat,\u201d <strong>jelasnya<\/strong>.<br \/>\nDikatakannya Kehadiran bank digital, merupakan konsekuensi dari perubahan tatanan sektor keuangan akibat perkembangan teknologi.<br \/>\nMaka mau tidak mau, perbankan harus mengikuti pola tersebut agar tetap kompetitif di pasar.<br \/>\n\u201cPola konsumsi sudah berubah jadi kami tidak bisa bertahan dengan pola model bisnis yang sekarang. Artinya konsumen mengharapkan dan menuntut perubahan baik pelayanan maupun bisnis modelnya saja,\u201d <strong>katanya<\/strong>.<\/p>\n<p><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" class=\"alignnone size-medium wp-image-8962\" src=\"http:\/\/derasnews.com\/wp-content\/uploads\/2020\/05\/IMG-20200526-WA0211-300x226.jpg\" alt=\"\" width=\"300\" height=\"226\" srcset=\"https:\/\/derasnews.com\/wp-content\/uploads\/2020\/05\/IMG-20200526-WA0211-300x226.jpg 300w, https:\/\/derasnews.com\/wp-content\/uploads\/2020\/05\/IMG-20200526-WA0211-200x150.jpg 200w, https:\/\/derasnews.com\/wp-content\/uploads\/2020\/05\/IMG-20200526-WA0211-1024x770.jpg 1024w, https:\/\/derasnews.com\/wp-content\/uploads\/2020\/05\/IMG-20200526-WA0211.jpg 1160w\" sizes=\"(max-width: 300px) 100vw, 300px\" \/><\/p>\n<p>Seiring dengan pendirian bank digital oleh Pemuda Panca Marga bersama investor Malaysia, PPM juga mendirikan sebuah koperasi digital yang dinamakan <strong>Koperasi Digital Solusi Indonesia (KOPI DISINI).<\/strong><br \/>\nMenurut <strong>ketua PPM<\/strong>, Koperasi Digital Solusi Indonesia didirikan untuk membantu masyarakat Indonesia mengatasi kesulitan ekonomi apalagi disaat pandemi Covid 19.<br \/>\n\u201cKami terpanggil untuk membantu masyarakat dalam bidang perekonomian khususnya persolaan ketahanan pangan di masyarakat Indonesia yang saat ini tengah mengalami pandemi Covid 19,\u201c <strong>ungkapnya<\/strong>.<br \/>\nMenurut <strong>Samsudin Siregar<\/strong> ada lebih 5 juta anggota PPM di Indonesia yang dapat membantu masyakarat disaat pandemic Covid-19.<br \/>\n\u201cBerdasarkan data dari KEMENHAN anak pejuang berjumlah lebih dari 38 juta namun yang menjadi anggota PPM sekitar 5 juta dan ini dapat membantu masyarakat menggerakan potensi ekonomi disaat pandemic Covid 19 melalui Koperasi Digital Solusi Indonesia,\u201d ucapnya.<br \/>\nDitegaskannya kami juga melakukan kerja sama dengan pengusaha asal Malaysia I-Network untuk mengembakan Koperasi Digital Solusi Indonesia.<br \/>\nMenurut <strong>Eddy<\/strong> dari perwakilan I-Network kerjasama dengan PPM merupakan peluang yang saling menguntungkan antara I-Network dengan PPM dalam mengembangkan bisnis melalui Koperasi Digital Solusi Indonesia.<br \/>\n\u201cini peluang bisnis yang besar yang saling menguntungkan antara I-Network dengan PPM, mengingat PPM memiliki jaringan yang luas di Indonesia sehingga prodak prodak dapat dipasarkan melalui Koperasi Digital Solusi Indonesia,\u201d <strong>jelasnya<\/strong>.<br \/>\nSementara itu anggota kehormatan dan ketua UMKM PPM Dr. Sutandy Setyawan, SE, MM menyatakan Koperasi Digital Solusi Indonesia ini membantu masyarakat di seluruh Indonesia untuk mengembangkan produksi rempah rempah asli Indonesia.<br \/>\n\u201cIndoensia dari dulu, sejak jaman belanda terkenal dengan asil rempah rempah nusantaranya, potensi produk rempah rempah Indonesia akan kita kembangankan melalui Koperasi Digital Solusi Indonesia,\u201d <strong>ujarnya<\/strong>.<br \/>\nDitambahkan <strong>Sutandy<\/strong> produk produk rempah Indonesia yang melimpah ini akan kita kelolah secacra modern sehingga dapat menghasilkan nilai tambah bagi masyarakat.<br \/>\n\u201cHasil rempah rempah Indonesia yang melimpah kita kolah dan dikemas secara modern dengan teknologi tinggi ke Mancanegara untuk mendapatkan nilai lebih yang tinggi,\u201d tegasnya.<br \/>\nSedangkan ketua litbang dan tekhnologi PPM <strong>Ir. Robert Riovanni MM, Ph.d<\/strong> Koperasi Digital Solusi Indonesia selain mengembangkan produk rempah rempah nusantara kita juga mengembangkan produk produk unggulan pertanian seperti bawang merah, bawang putih dan cabai.<br \/>\nProduk pertanian yang sangat dibutuhkan masyarakat indoensia adalah produk bawang merah, cabai dan bawang putih. Dan di Koperasi Digital Solusi Indonesia produk ini dikembangkan sehingga menjadi produk yang memiliki nilai tambah di masyarakat<br \/>\n\u201cBawang merah, bawang putih dan cabai dari masyarakat kita tamping di Koperasi Digital Solusi Indonesia untuk dikembangkan sehingga para petani bawang merah, bawang putih dan cabai dapat menjual dengan harga yang tinggi tanpa takut harga akan jatuh dan anjlok,\u201d <strong>katanya<\/strong>.<br \/>\nMenurut <strong>Ir. Robert Riovanni MM, Ph.d<\/strong> Koperasi Digital Solusi Indonesia juga membantu para petani terhindar dari permainan spekulan atau tengkulak.<br \/>\n\u201cKita sering tahu bahwa harga bawang merah, bawang putih dan cabai sering dimainkan oleh para tengkulak atau spekulan sehingga harga ditingkan petani jatuh, oleh karena itu Koperasi Digital Solusi Indonesia kita putus mata rantai tengkulak ini dari para petani, \u201c <strong>pungkasnya<\/strong>. Drz<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Derasnews, Jakarta &#8211; Indonesia bersiap menghadapi era normal yang baru atau new normal pada kondisi&#8230;<\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":0,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"_seopress_robots_primary_cat":"","_seopress_titles_title":"","_seopress_titles_desc":"","_seopress_robots_index":"","footnotes":""},"categories":[17],"tags":[2764,2765],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/derasnews.com\/2024\/01\/26\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/8960"}],"collection":[{"href":"https:\/\/derasnews.com\/2024\/01\/26\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/derasnews.com\/2024\/01\/26\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/derasnews.com\/2024\/01\/26\/wp-json\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/derasnews.com\/2024\/01\/26\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=8960"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/derasnews.com\/2024\/01\/26\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/8960\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":8963,"href":"https:\/\/derasnews.com\/2024\/01\/26\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/8960\/revisions\/8963"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/derasnews.com\/2024\/01\/26\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=8960"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/derasnews.com\/2024\/01\/26\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=8960"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/derasnews.com\/2024\/01\/26\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=8960"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}