Mahasiswa komunikasi

DisLabel Gelar “Stories Beyond Labels”, Ajak Masyarakat Menuju Ruang Tanpa Batas Bersama Rumah Sahabat Inklusi

Derasnews, Jakarta Selatan, 24 Juli 2026 Di tengah masih tingginya stigma dan minimnya ruang partisipasi bagi penyandang disabilitas di tengah masyarakat, kebutuhan akan edukasi dan interaksi langsung yang membangun kesetaraan menjadi semakin mendesak. Menjawab tantangan tersebut, mahasiswa MKTC27-1SP LSPR Institute of Communication & Business mempersembahkan DisLabel, sebuah kegiatan kampanye sosial bertajuk "Stories Beyond Labels" dengan tema besar "Menuju Ruang Tanpa Batas".

Acara ini berlangsung pada Jumat, 24 Juli 2026, pukul 10.00–19.00 WIB bertempat di Ice Palace Concert Hall, Lotte Mall Jakarta Lantai 4, dengan dukungan dari Lotte Mall Jakarta serta berkolaborasi bersama Rumah Sahabat Inklusi (RSI).

Melalui rangkaian kegiatan edukatif, interaktif, dan inspiratif, DisLabel berupaya meningkatkan kesadaran publik, mengurangi stigma, serta membuka ruang dialog yang lebih luas mengenai kesetaraan dan aksesibilitas bagi penyandang disabilitas. Program community development ini digagas dengan tiga sasaran utama: meningkatkan kesadaran audiens mengenai isu disabilitas, mengurangi stigma melalui interaksi langsung, serta memberikan wadah bagi penyandang disabilitas untuk berpartisipasi aktif dalam kegiatan sosial dan budaya.

DisLabel menghadirkan rangkaian aktivitas yang beragam, mulai dari Talkshow, Art Exhibition, Live Performance, Fashion Showcase oleh Bhoelan, Sign Language Workshop, hingga Empathy Challenge. Talkshow utama menghadirkan lima narasumber inspiratif, yaitu Sekar Ajeng (Aktivis Disabilitas & Mahasiswi LSPR Batch 27), Angkie Yudistia (Staf Khusus Presiden RI Bidang Sosial 2019-2024), Teuku Jordan Zacky Azwar (Pembina Rumah Sahabat Inklusi), Khoiril Fikri, http://S.Pd. (Motivator Disabilitas), serta Nunur Nuraeni, http://S.Pd. (Dosen London School Beyond Academy).

Salah satu momen utama dalam acara ini adalah live performance dan fashion showcase yang dipersembahkan langsung oleh teman-teman difabel. Melalui momen ini, DisLabel ingin menegaskan bahwa penyandang disabilitas memiliki kemampuan, semangat, dan karya yang setara serta berhak mendapatkan ruang apresiasi yang sama di masyarakat.

"DisLabel bukan sekadar sebuah acara, tetapi langkah nyata untuk menciptakan ruang yang inklusif, di mana setiap individu memiliki kesempatan yang sama untuk belajar, berkarya, dan memberikan dampak." Ujar Maritzki Aleeva Cesario Putra, Ketua Pelaksana DisLabel.

Teuku Jordan Zacky Azwar, Pembina Rumah Sahabat Inklusi (RSI), turut menambahkan, “Movement Dislabel adalah tentang melepas stigma, membuka ruang, dan melihat setiap individu dari potensi, bukan keterbatasannya. Karena Inklusi dimulai ketika kita berhenti memberi label dan mulai saling memahami dan memberikan ruang untuk mereka agar lebih terlihat dan dapat menebar inspirasi juga energi baik untuk banyak orang.”

Dengan mengusung semangat kolaborasi dan kesetaraan, DisLabel mengajak seluruh lapisan masyarakat untuk turut hadir dan berpartisipasi sebagai bagian dari langkah bersama menuju ruang tanpa batas bagi semua. Drz

Social media & sharing icons powered by UltimatelySocial
WhatsApp
Tiktok